Monday, March 30, 2026

SLOWLY HEALING

 


Song : Slowly Healing
Lyric & Melody : Meer Miller
ai.generated

rain taps softly on my window
midnight talking to my scars
your sweater hanging on the chair still
feels closer than your are

i trace the cracks across the ceiling
counting every lonely breath
i thought loving you was forever
but forever left instead

my heart whispers 'kenapa sakit begini'
why does letting go feel like loosing me
i hold the dark so quietly
pretending i'm okay

now i'm slowly healing
piece by piece i learn to breathe
every tear that falls is teaching
how to set my own heart free

it hurts but i'm still standing
though the night are cold and empty
sedikit demi sedikit
i'm coming back to me

your name used to be my sunrise
now it's just a fading sound
pictures blur like old confessions
falling gently to the ground

coffee cups full on each morning
silence sitting next to me
but somewhere in this brokenness
i find a softer peace

maybe love was just a lesson
maybe pain's my way to grow
hati ini belajar lepaskan
learning how to let you go

i don't hate you i just miss
who i was before the tears
all the love i gave away
is finding home right here
tak apa, aku kuat
i'll survive another day

now i'm finally healing
there's a light inside my chest
all the wounds you left are fading
time is doing what it does best

i'm not broken
just becoming someone stronger, someone free
terima kasih pada luka
you led me back to me

slowly breathing
slowly healing
i am enough... for me


Guys! saya masih ada ni ha, tak pergi mana pun. Biarlah orang lain berlalu meninggalkan daerah ini, namun saya masih setia di sini. Biarpun tidak sekerap dulu, tapi tak pernah lupa.

Oh ya, ada masa klik la lagu kat atas, actually ni lagu kedua yang saya buat dengan bantuan ai.

Selamat mendengar...                                                                                                                                                                                                                                                                              

Thursday, September 11, 2025

SEPTEMBER HADIR LAGI

 


Sebenarnya ada saja kata untuk ditaip, ada saja kisah untuk diceritakan, meski tak semua, setidaknya ada.Tapi faktor usia barangkali bila jari jadi kaku untuk mengetik papan keyboard untuk meluah rasa akhirnya semua cerita tersimpan saja dalam diri... 

Cepat ye 2025 sudah menginjak ke September, bulan kelahiran yang kadang-kadang aku sendiri pun terlupa.... 

September ini sepertinya mendung dan sesekali hujan. Tanah dibulan september ada ketika berdebu dek kepanasan membahang. Tapi sesekali adem disiram sang hujan... meski kadang sebentar tapi aroma tanah yang sesekali basah membuat jiwa terasa tenang.

Eh korang ada ikut kasus Nikita Mirzani? Aku follow kes tu since Februari lalu, sampai sekarang pun masih belum selesai lagi. Dia dan assistantnya Mail masih kekal sebagai tersangka. Ni sekarang waktu menaip ni pun aku masih ikuti live sidang dari mahkamah, setiap khamis pagi.

Korang rasa dia bersalah ke tak? mungkin ada yang bilang kalo kes ini tak penting untuk diliput, tapi menurut aku banyak sangat keganjilan dalam kes ni. Seperti kes yang dipaksakan sangat untuk menutup kes lain yang lagi besar.... tengok la nanti kalo rajin aku bahas isu ni.

p/s : btw tak sangka ada jgk orang malaysia yang sokong NEPOS ek! si nenek judol ittewww - 

Monday, September 30, 2024

WAKE ME UP WHEN SEPTEMBER END

September to Remember

Hari ni tiba sudah penghujung september, tanda 2024 pun semakin menghampiri ke penghujung. Sedar tak sedar itulah kenyataannya. September seperti biasa adalah bulan kelahiran... september juga adalah bulan hujan.... muncul september hingga penghujung hujan masih setia turun membasahkan bumi. Kadang membawa berhari-hari hujan hingga membantutkan aktiviti untuk dilakukan.

Tapi ada ketika seronok juga waktu hujan-hujan begini, merasai dinginnya hujan sambil berhibernasi di tempat tidur memang menyeronokkan. Atau setidaknya marathon menonton movie ataupun menonton youtube... watching youtube always be my favourite choice... 

Owh ya september juga saya menerima kehadiran dua orang cucu baru, yang pertama Ash Abdul Alyan nama diberi dan yang kedua adalah Muhammad Ismail Ziyyad. Selamat datang ke dunia.... semoga lahir dan membersar menjadi manusia2 hebat dan beriman.

Oh ya, buku merah pun lagi 2 bulan akan tamat tempoh. Wajib perbaharui dah ni, setidaknya jika perlu ke mana-mana senang. Hehehe.... 2025 ada perancangan... tapi kita simpan dahulu... semoga menjadi kenyataan. Semalam teman memberitahu kalau nak join pesta songkran di hatyai sudah boleh mula daftar booking tempat juga....mana tidaknya waktu itu semua hotel akan penuh... aku mmg tidak berapa gemar tempat2 yang sesak dengan orang, tapi tak tahu lah kalau nanti terasa untuk turut serta.... ppl change kan... gituuuu hehe

oleylah, oktober please be nice this time ok.

hug n kisses

Tuesday, February 6, 2024

DAN WAKTU PUN BERLALU

 


Dalam hidup ini, antara sedar dan tidak...ada banyak yang telah kita tinggalkan jauh dibelakang seiring dengan berjalannya waktu. Ada hal yang kita pilih untuk meninggalkan dan ada juga yang harus ditinggalkan dan ada juga lagi yang tanpa sedar kita telah meninggalkannya tanpa membekas rasa di hati, itu lah kehidupan.

Kian kedepan perjalanan waktu ini, kian mencabar rupanya hal-hal yang harus kita hadapi, terasa betapa kerasnya hidup. Terasa betapa kadang kita lemah dan seperti tidak mampu untuk terus melangkah, tapi tanpa sedar juga kita sebenarnya masih kuat. Buktinya iya sampai saat ini kita masih bertahan dengan hidup, bukankah itu tandanya kita bukanlah selemah seperti yang ada difikiran? Mungkin kerana ada waktu kita dihadirkan dengan hal-hal yang memenatkan yang membutuhkan diri untuk berehat sejenak.

Ada orang yang terus berjalan ke hadapan tanpa mau langsung menoleh sedikit pun ke belakang. Membiarkan hal yang namanya kenangan itu tetap berlalu tanpa perlu untuk dikenang...

Tapi ada juga manusia (seperti aku contohnya) yang sesekali (kerap juga) menoleh dan merindui kehidupan yang lalu, kenangan yang lalu... menoleh dan merasa rindu, tapi dalam satu-satu keadaan bukan merasa untuk kembali, tapi cukup hanya merindukan.

Cukup seketika mengenang, dan tidak membiarkan diri terlarut-larut dalam emosi yang berkepanjangan. Harusnya tiada apa yang perlu diubah kerana itu semuanya lah telah membentuk siapa diri kita di saat ini.Tiada yang salah kerana itulah aturan Tuhan... kita hanya jalaninya saja.

Cuma sesekali bila rasa kesunyian itu datang, aku teringatkan arwah mak dan ayah... segunung rasa rindu yang takkan mampu digantikan meski dengan apa sekalipun.And for those who know me in person, aku memang jarang sekali bercakap atau bercerita abt my parents... i kept all those feeling inside me, terasa seperti ada batu yang tersangkut di kerongkongan menghalang diri untuk terus berbicara. Lalu yang hadir cumalah segugus air bening yang menitis dari satu sudut dan meleleh hingga menitik.

Arghhhh rindu mereka sangat-sangat!